Jumat, 13 Juli 2018

Mudik Selalu Meninggalkan "Rasa"

(Ditulis 13 Juli 2017)

Sepulangnya dari mudik yang cukup lama.
Selalu saja menyisakan "rasa".

Rasa rindu yang indah sampai2 ingin sekali kembali sekejap saja ke masa itu.

Masa2 ketika diri ini selalu diurus oleh Bunda, dimanjakan oleh Ayah.

Penuh kasih sayang dari keduanya tanpa mencemaskan apa pun juga.

Masa2 ketika menantikan Ayah pulang bekerja, berebut bercerita dengan 4 saudara yg amat kucinta.

Suasana rumah yang ramai, terkadang ada pertengkaran sesama saudara lalu berakhir dengan perdamaian.

Bagaimana cemas menanti Ibunda pulang bahkan sampai menunggu di pinggir sungai dekat rumah.

Ah..
Rindunya...

Tersadar oleh lamunan, kutatap anak2 yang sedang lelap.

Mungkin kelak...
Jika Allah swt izinkan.
Aku juga akan sampai pada masa yang mungkin sekarang dirasakan ayah bunda.

Kesepian...

Menanti anak2 pulang.
Moment mudik lebaran jd  penuh pengharapan.

Ketika anak2 sudah sibuk dengan kehidupannya masing2.

Maka masa2 ini akan amat dirindukan.

Ketika solat sulit untuk khusu karena anak yang satu sibuk bercanda dan yang lainnya menangis minta perhatian.

Ketika rumah tak bisa rapi, pergi ke manapun ada yang membuntuti, bahkan tidur tak bisa nyenyak lagi.

Rasa rindu ini adalah pengingat diri dari Allah subhanahu wata'ala.

Agar hidup tak sekadar memutar memori tapi harus terus mendekatkan diri

Pada Sang Ilahi...

Ketika tak banyak yg bisa dilakukan untuk memberikan bakti

Maka sebaik2nya adalah berusaha menjadi anak yang shalih yang selalu mendoakan Ayah  Bunda terkasih.

Semoga kelak Allah swt ridhai agar semua berkumpul kembali dalam surgaNya nan abadi....

#edisijetlag #padahaldeket

--------------------------
Teriring doa untuk saudara2ku yang sedang dalam penantian, agar Allah swt mudahkan jalannya menjemput pasangan.
Yang menanti buah hati, Allah swt perkenankan melahirkan generasi.
Yang berduka karena kehilangan, semoga Allah swt kuatkan dan ringankan rasa dukanya.

Sungguh, nikmat iman dan islam jualah yang kan kuatkan diri agar selalu semangat berikhtiar dan bertawakkal padaNya.
Semua pun atas rahmat dan karuniaNya.
Semoga Allah swt selalu berikan nikmat ini hingga akhir hayat nanti.

Aamiin.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar