Jumat, 13 Juli 2018

Ketika Anak Belajar Puasa


(Ditulis 21 Juni 2016)

Tahun lalu, Dzikri mulai belajar puasa di usianya yang ke-5...
Diawali dari pengenalan bulan Ramadhan dan bagaimana umat muslim berpuasa. Dzikri semangat ingin mencoba...

Coba ikuti tips dari Ustadzah Poppy...

1. Diawali dengan tidak berbohong. Misalnya dengan mengatakan sarapan pagi sebagai sahur.
2. Ajak anak makan sahur agar ikut mendapatkan keberkahannya.
3. Tanamkan kisah Rasulullah saw dan para sahabat.
4. Menghibur anak ketika merasa lapar dengan memberi/ membuatkannya mainan seperti yang dilakukan para Sahabat Rasulullah saw.

Alhamdulillah. .. bisa full 8 hari...
Biasanya batal karena haus setelah main dan berlari2, juga karena lelah di perjalanan (waktu itu ikut sanlat yang lokasinya cukup jauh, harus naik angkot, kereta dan bajaj).

Awal2 puasa pun kalau sudah jam 10 pagi mulai uring2an karena lapar dan haus. Biasanya dilihat dulu kondisinya, kalau masih kuat maka coba dialihkan dengan mengajak bermain dan diceritakan kisah para sahabat yang gigih dalam berpuasa karena ingin disayang Allah swt. Bahkan anak2nya pun ikut berpuasa. Alhamdulillah cukup berhasil untuk bertahan hingga dzuhur.

Kalau dzuhur sudah berbuka, biasanya diberi waktu untuk makan dan minum karena setelah itu Dzikri diajak untuk berpuasa lagi hingga maghrib.
Paling semangat kalau sudah adzan... Nanti Dzikri akan menempelkan stiker di kalender Ramadhanku pertanda 1 hari telah berlalu....

Tahun ini...
Alhamdulillah. ..
Atas kesadaran, kemauan dan semangatnya sendiri Dzikri berpuasa hingga full sampai maghrib. Meski di hadapannya ada teman atau saudara yang tidak berpuasa, alhamdulillah Dzikri tidak tergoda. Sudah bisa menahan diri untuk tidak bermain atau berlari2 sehingga membuatnya kehausan...

Hanya sajaa...
Sejak sabtu, Dzikri sakit.
Awalnya tetap memaksa untuk berpuasa...

Bunda : "Dzikri, g usah puasa ya.. ayo makan terus minum yang banyak, kan dzikri lagi demam"

Dzikri : "engga, Dzikri lagi puasa"

Bunda : "tapi kan Dzikri lagi sakit... Kalau sakit, gak apa2 g puasa. Allah kasih keringanan, ruksoh namanya. Untuk yang sakit, boleh g berpuasa, nanti bisa dibayar hutang puasanya. Tapi Dzikri g bayar juga gak apa2 kan belum wajib"

Dzikri : "ada di al Quran ya bun?"

Bunda: "iya, ada"

Dzikri : "ya udah, nanti Dzuhur Dzikri buka puasa. Nanti bulan syawal Dzikri bayar hutang terus sahur"

MaSyaAllah..
semangat sehat ya sayang...
Syafakallah...
smoga Allah swt menjadikanmu anak yang shalih..
aamiin...

Besok bunda sahur sendirian deh karena ayah sedang dinas keluar kota....

*anak2 memang berbeda2 dalam hal berpuasa...
ada yg sudah bisa full sejak 4 tahun atau ada yg baru bisa full saat 7 tahun. Terpenting penanaman iman yang kokoh, menjadi PR besar untuk orangtua. Jika iman sudah menancap kuat, maka kelak keimanan itu akan menjaganya agar slalu dalam fitrah kebaikan.

Ah...
masih jauh dari sempurna sebagai orangtua...
tapi harus selalu berusaha...

*jamnya me time emak2 kesepian ^_^*

Tidak ada komentar:

Posting Komentar